Damianus Kusviantono, M.Pd

Saya Damianus Kusviantono, M.Pd yang sehari-hari dikenal dengan nama akrab "Pak Kus" lahir pada tanggal 9 Maret 1969. Menjalani studi di Universitas Negeri Surabaya , dan kemudian melanjutkan ke STKIP Widya Yuwana Madiun. Sampai sekarang ini. Sampai saat ini, saya bertugas di SMP Santo Carolus dan SMA Santo Carolus sebagai pengajar mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik.





BERIMAN KRISTIANI


 















Kelas IX-Bab 4
Disusun Oleh : Damianus Kusviantono,M.Pd
Surabaya, 26 September 2012
Kepustakaan : Komisi Kateketik. 2003. Persekutuan Murid-Murid Yesus. Kanisius. Yogyakarta
Dasar Biblis :
  1. Biblis : Matius 7: 21-23 “
 Mat 7:21  Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.  
 Mat 7:22  Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?   
Mat 7:23  Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
  1. Lumen Gentium artikel 14
Artikel 14.(Umat beriman katolik)
Maka terutama kepada umat beriman katoliklah Konsili suci mengarahkan perhatiannya. Berdasarkan Kitab suci dan Tradisi konsili mengajarkan, bahwa Gereja yang sedang mengembara ini perlu untuk keselamatan. Sebab hanya satulah Pengantara dan jalan keselamatan, yakni Kristus. Ia hadir bagi kita dalam tubuh-Nya, yakni Gereja. Dengan jelas-jelas menegaskan perlunya iman dan babtis (lih. Mrk 16:16; Yoh 3:5). Kristus sekaligus menegaskan perlunya Gereja, yang dimasuki orang-orang melalui babtis bagaikan pintunya. Maka dari itu andaikata ada orang, yang benar-benar tahu, bahwa Gereja katolik itu didirikan oleh Allah melalui Yesus Kristus sebagai upaya yang perlu, namun tidak mau masuk ke dalamnya atau tetap tinggal di dalamnya, ia tidak dapat diselamatkan.
Dimasukkan sepenuhnya kedalam sertifikat Gereja mereka, yang mempunyai Roh Kristus, menerima baik seluruh tata-susunan Gereja serta semua upaya keselamatan yang diadakan didalamnya, dan dalam himpunannya yang kelihatan digabunggkan dengan Kristus yang membimbingnya melalui Imam Agung dan para uskup, dengan ikatan-ikatan ini, yakni: pengakuan iman, sakramen-sakramen dan kepemimpinan gerejani serta persekutuan. Tetapi tidak diselamatkan orang, yang meskipun termasuk anggota Gereja namun tidak bertambah dalm cinta-kasih; jadi yang ?dengan badan? memang berada dalam pangkuan Gereja, melainkan tidak ?dengan hatinya?( ). Pun hendaklah semua Putera Gereja menyadari, bahwa mereka menikmati keadaan yang istimewa itu bukan karena jasa-jasa mereka sendiri, melainkan berkat rahmat Kristus yang istimewa pula. Dan bila mereka tidak menanggapi rahmat itu dengan pikiran, perkataan dan perbuatan, mereka bukan saja tidak diselamatkan, malahan akan diadili lebih keras( ).
Para calon babtis, yang karena dorongan Roh Kudus dengan jelas meminta supaya dimasukkan kedalam Gereja, karena kemauan itu sendiri sudah tergabung padanya. Bunda Gereja sudah memeluk mereka sebagai putera-puteranya dengan cinta kasih dan perhatiannya.
1.      Siapa yang dimaksud dengan orang beriman kristiani sejati ?
·         Orang beriman kristiani sejati yaitu Orang yang hidup dan tindakannya diwarnai dan dimotivasi oleh iman kristianinya dan bukan sekedar oleh  alasan keagamaan yang cenderung lahiriah.
2.      Dikatakan bahwa orang beriman kristiani adalah seorang yang religius, jelaskan maksudnya !
·         Seorang kristiani yang religius yaitu Orang yang selalu menyandarkan hidupnya pada Kristus dan menyadari bahwa seluruh peristiwa hidupnya merupakan karya Kristus yang menyelematkan.
3.      Jelaskan aspek-aspek hidup beriman kristiani !
Aspek-aspek hidup beriman kristiani meliputi :
a.      Pengalaman religius
Pengalaman manusia yang sungguh-sungguh menghayati karya dan kebaikan Allah yang berpuncak dalam diri Yesus Kristus dan karena pengalaman itu manusia sampai pada kemauan bebas untuk menyerahkan diri kepada Kristus.
b.      Penyerahan iman
Jawaban iman atas wahyu Allah yang telah berkarya. Dengan adanya penyerahan iman orang tidak saja mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan tetapi juga mewujudkan tindakan atau perbuatan sesuai dengan ajaranNya. Dalam Matius 7: 21 : Yesus bersabda “Bukan setiap orang yang berseru kepadaKu: Tuhan , Tuhan ! akan masuk dalam Kerajaan surga , melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di surga”
c.       Pengetahuan iman
Umat  kristiani juga dituntut secara terus menerus meningkatkan pengetahuan imannya sehingga seiring dengan pengetahuan imannya yang berkembang dirinya semakin mampu mengembangkan imannya sehingga imannya dapat dipertanggungjawabkan.
4.      Jelaskan ciri Penghayatan hidup beriman kristiani yang dihimpun dalam Gereja Katolik !
a.       Ia menerima sakramen babtis. Dengan menerima sakramen babtis ia dilahirkan kembali dalam Tuhan dan dilantik menjadi putra –putri Allah.
b.       ia  mengakui imannnya akan Kristus menerima dan merayakan sakramen-sakramen sebagai sarana Tuhan menyelamatkan umatNya, melalui pimpinan Gembala –gembala Gereja yang dalam hal ini adalah hierarki
c.       Ia juga harus hidup dalam persekutuan, bersatu dalam doa, pelayanan dan kesaksian (bdk. Lumen gentium artikel 14)

0 komentar:

Post a Comment

Popular Post